Memasuki tahun 2026, banyak brand owner dan pelaku industri FMCG mulai mengevaluasi ulang portofolio produknya. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah minuman serbuk masih relevan dan menguntungkan di 2026?
Di tengah maraknya minuman siap minum (RTD) dan tren minuman kekinian, minuman serbuk kerap dianggap sebagai kategori “lama”. Namun jika melihat data industri dan pola konsumsi masyarakat, minuman serbuk justru masih menunjukkan performa yang solid—bahkan dengan peluang pertumbuhan baru.
Pasar Minuman Serbuk Masih Bertumbuh
Berdasarkan rangkuman berbagai laporan riset industri global dan regional, pasar minuman serbuk masih berada dalam tren pertumbuhan positif hingga beberapa tahun ke depan. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya konsumsi rumahan, efisiensi biaya produksi, serta fleksibilitas produk yang tinggi.
Secara global, segmen powdered beverages terus berkembang seiring kebutuhan konsumen terhadap produk yang:
Mudah disimpan dan didistribusikan
Praktis disajikan kapan saja
Lebih ekonomis dibanding minuman siap minum
Di kawasan Asia, termasuk Indonesia, minuman serbuk masih menjadi pilihan utama untuk konsumsi keluarga dan harian. Faktor harga yang terjangkau dan distribusi yang luas membuat kategori ini tetap relevan di berbagai lapisan pasar.
Bukan Sekadar Minuman Manis: Evolusi Produk di 2026
Jika dulu minuman serbuk identik dengan rasa dan gula, kini kategorinya berkembang jauh lebih luas. Di 2026, minuman serbuk tidak lagi hanya soal rasa, tetapi juga fungsi dan nilai tambah.
Beberapa segmen yang masih menunjukkan permintaan kuat antara lain:
Minuman serbuk fungsional seperti serat, vitamin, elektrolit, dan kolagen
Minuman serbuk protein & sport nutrition untuk gaya hidup aktif
Minuman serbuk berbasis bahan alami dan herbal
Minuman serbuk kopi, cokelat, dan matcha untuk konsumsi rumahan
Inovasi formulasi membuat minuman serbuk mampu mengikuti tren kesehatan, selama komposisi dan klaim produknya disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.
Alasan Minuman Serbuk Masih Dipilih Konsumen
Ada beberapa faktor utama yang membuat minuman serbuk tetap diminati di 2026.
Pertama adalah kepraktisan. Konsumen hanya perlu mencampurkan produk dengan air atau susu, tanpa alat khusus. Hal ini sangat relevan dengan gaya hidup modern yang serba cepat.
Kedua adalah efisiensi biaya. Dari sisi konsumen, harga per sajinya relatif lebih terjangkau. Dari sisi brand owner, minuman serbuk menawarkan biaya produksi, penyimpanan, dan logistik yang lebih efisien dibanding produk cair.
Ketiga adalah fleksibilitas pengembangan produk. Minuman serbuk lebih mudah dikembangkan dari sisi rasa, kandungan fungsional, hingga varian kemasan—mulai dari sachet, stick pack, hingga jar dan bulk.
Tantangan Tetap Ada, Tapi Bisa Diantisipasi
Meski potensinya masih besar, minuman serbuk juga menghadapi tantangan, terutama terkait kesadaran konsumen terhadap kesehatan dan kepatuhan regulasi. Konsumen kini lebih kritis terhadap kandungan gula, bahan tambahan, serta klaim manfaat produk.
Karena itu, pengembangan produk di 2026 perlu memperhatikan:
Formulasi yang lebih seimbang dan relevan dengan tren kesehatan
Kepatuhan penuh terhadap regulasi BPOM dan standar keamanan pangan
Komunikasi produk yang transparan dan edukatif
Brand yang mampu menjawab tantangan ini justru memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pasar.
Minuman serbuk masih laku dan relevan di tahun 2026.
Bahkan, dengan pendekatan yang tepat, kategori ini tetap menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Pertumbuhan pasar, perubahan gaya hidup, serta meningkatnya permintaan akan produk fungsional membuat minuman serbuk tidak lagi sekadar produk konvensional, melainkan platform inovasi bagi brand nutrition, wellness, dan sport nutrition.
Saatnya Kembangkan Produk Minuman Serbuk Anda
Jika Anda ingin mengembangkan minuman serbuk yang sesuai tren 2026, mulai dari minuman fungsional, sport nutrition, hingga produk wellness, prosesnya membutuhkan perencanaan yang matang—mulai dari formulasi, legalitas, hingga produksi.
Nutrafood siap menjadi partner maklon end-to-end untuk membantu Anda mengembangkan produk minuman serbuk yang:
Sesuai regulasi
Kompetitif di pasar
Siap diproduksi dan dipasarkan