floating whatsapp

3 Negara Penghasil Kurma: Tidak Hanya Arab Saudi, Ini Dia Negara Penghasil Kurma Lainnya

Amelia • 16 September 2026

3 Negara Penghasil Kurma: Tidak Hanya Arab Saudi, Ini Dia Negara Penghasil Kurma Lainnya

Ketika membicarakan kurma, Arab Saudi mungkin menjadi salah satu negara yang langsung terlintas di benak banyak orang. Tidak mengherankan, karena Arab Saudi merupakan salah satu produsen kurma terbesar di dunia sekaligus salah satu negara eksportir utama kurma.

Namun, tahukah Anda bahwa kurma tidak hanya berasal dari Arab Saudi?

Tanaman kurma banyak dibudidayakan di wilayah dengan iklim panas dan kering, terutama di kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, hingga Asia Selatan. Berdasarkan data produksi 2024 yang bersumber dari FAOSTAT, selain Arab Saudi, beberapa negara seperti Mesir, Aljazair, Iran, Pakistan, Irak, dan Tunisia juga merupakan negara penghasil kurma dalam jumlah besar.

Bagi pelaku bisnis, informasi ini menarik karena setiap negara memiliki karakter produksi, varietas, dan pasar kurma yang berbeda.

Lalu, negara mana saja yang dikenal sebagai penghasil kurma?

1. Arab Saudi

Arab Saudi merupakan salah satu pusat produksi kurma terbesar di dunia. Data produksi 2024 menunjukkan Arab Saudi menghasilkan sekitar 1,93 juta ton kurma, menjadikannya produsen terbesar dalam data FAOSTAT tahun tersebut.

Kurma juga memiliki posisi penting dalam sektor pertanian dan perdagangan pangan Arab Saudi. Selain untuk konsumsi domestik, kurma dari Arab Saudi dipasarkan ke berbagai negara melalui perdagangan internasional.

Bagi konsumen Indonesia, Arab Saudi juga sangat familiar sebagai negara asal berbagai jenis kurma yang banyak dijumpai di pasaran.

Di Nutrafood, kurma yang digunakan untuk kebutuhan repacking berasal dari kurma impor dari Arab Saudi.

Artinya, bagi brand owner yang ingin memiliki produk kurma dengan brand sendiri, pengembangan produk dapat dilakukan melalui konsep repacking kurma impor, dengan pilihan jenis dan kemasan yang disesuaikan dengan kebutuhan brand.

2. Mesir

Selain Arab Saudi, Mesir merupakan salah satu negara penghasil kurma terbesar di dunia.

Menurut data produksi 2024 yang bersumber dari FAOSTAT, Mesir menghasilkan sekitar 1,75 juta ton kurma.

Produksi kurma di Mesir juga memiliki sejarah panjang. Kondisi iklim dan keberadaan wilayah pertanian di sepanjang Sungai Nil mendukung budidaya pohon kurma di negara tersebut.

Menariknya, besarnya produksi suatu negara tidak selalu berarti seluruh kurmanya akan diekspor. Sebagian hasil produksi dapat digunakan untuk konsumsi domestik, sementara sebagian lainnya masuk ke perdagangan atau pengolahan. Karena itu, negara penghasil kurma dan negara pemasok untuk suatu pasar belum tentu selalu sama.

Hal ini juga menjadi insight penting bagi brand owner yang ingin mengembangkan bisnis kurma.

Pemilihan sumber kurma sebaiknya mempertimbangkan lebih dari sekadar nama negara. Jenis kurma, karakter produk, kualitas bahan, kebutuhan pasar, hingga konsep produk perlu diperhatikan sejak awal.

3. Aljazair

Negara berikutnya yang masuk dalam jajaran produsen kurma terbesar adalah Aljazair.

Pada 2024, produksi kurma Aljazair tercatat sekitar 1,34 juta ton berdasarkan data FAOSTAT.

Aljazair merupakan salah satu negara penghasil kurma penting di kawasan Afrika Utara. Negara ini juga dikenal dalam perdagangan berbagai varietas kurma, termasuk Deglet Nour yang populer di pasar internasional.

Selain ketiga negara tersebut, Iran, Pakistan, Irak, Oman, Tunisia, dan Uni Emirat Arab juga tercatat sebagai negara dengan produksi kurma yang besar.

Ini menunjukkan bahwa pasar kurma global jauh lebih luas daripada satu negara asal saja.

Setiap Kurma Punya Pasarnya Sendiri

Bagi calon brand owner, mengetahui negara penghasil kurma bukan hanya informasi tambahan.

Hal ini dapat menjadi bagian dari pertimbangan ketika ingin menentukan konsep produk.

Setiap jenis kurma memiliki karakter yang berbeda, baik dari ukuran, tekstur, tingkat kemanisan, hingga karakter konsumennya. Karena itu, tidak ada satu jenis kurma yang otomatis cocok untuk semua kebutuhan bisnis.

Misalnya, sebuah brand dapat memiliki konsep kurma premium untuk hampers, kurma untuk konsumsi harian, kurma dengan kemasan praktis untuk oleh-oleh, atau bahkan kurma yang ditujukan untuk kebutuhan Ramadan.

Artinya, jenis kurma sebaiknya disesuaikan dengan target pasar dan positioning produk.

Ingin Memulai Bisnis Kurma dengan Brand Sendiri?

Bagi Anda yang ingin masuk ke bisnis kurma, tidak selalu harus memulai dari proses budidaya atau pengolahan dari awal.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah repacking kurma.

Melalui konsep repacking, kurma yang telah tersedia dapat dikemas kembali menggunakan identitas dan kemasan brand Anda sendiri.

Konsep ini memungkinkan brand owner untuk lebih fokus membangun:

  • Identitas dan desain kemasan

  • Positioning produk

  • Target pasar

  • Strategi penjualan

  • Distribusi dan pemasaran

Sementara proses repacking dapat dikerjakan oleh pihak yang memiliki fasilitas produksi sesuai kebutuhan produk.

Repacking Kurma di Nutrafood

Di Nutrafood, kami menyediakan layanan maklon repacking kurma untuk brand yang ingin memiliki produk kurma dengan merek sendiri.

Kurma yang digunakan berasal dari kurma impor dari Arab Saudi, kemudian dapat dikembangkan ke dalam konsep kemasan sesuai kebutuhan brand.

Pilihan ukuran kemasan juga dapat disesuaikan dengan konsep produk, mulai dari kebutuhan konsumsi pribadi hingga kebutuhan bisnis dan hampers.

Dengan fasilitas produksi dan dukungan pengembangan produk, brand owner dapat mendiskusikan konsep kurma yang ingin dikembangkan bersama tim Nutrafood.

Mulai dari pemilihan konsep produk, kemasan, hingga proses repacking, semuanya dapat direncanakan sejak awal agar sesuai dengan kebutuhan brand.

Tidak Harus Menunggu Ramadan untuk Memulai

Kurma memang memiliki permintaan yang sangat kuat menjelang dan selama Ramadan. Namun, bisnis kurma tidak harus berhenti pada momentum tersebut.

Kurma juga dapat dikembangkan sebagai produk konsumsi harian, hampers, oleh-oleh, produk premium, maupun produk untuk kebutuhan retail.

Karena itu, bagi brand owner yang sedang mencari peluang produk makanan yang dapat dikembangkan dengan identitas sendiri, repacking kurma dapat menjadi salah satu konsep yang bisa dipertimbangkan.

Terlebih jika produk sudah direncanakan jauh sebelum Ramadan, brand memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan kemasan, positioning, produksi, hingga strategi pemasaran.

Kembangkan Produk Kurma dengan Brand Anda Sendiri

Arab Saudi memang bukan satu-satunya negara penghasil kurma. Mesir, Aljazair, Iran, Tunisia, dan berbagai negara lainnya juga memiliki industri kurma yang besar.

Namun, bagi bisnis, yang terpenting bukan hanya mengetahui dari mana kurma berasal.

Yang lebih penting adalah bagaimana memilih dan mengembangkan kurma menjadi produk yang sesuai dengan pasar yang ingin Anda tuju.

Jika Anda ingin mengembangkan produk kurma dengan brand sendiri, Nutrafood dapat membantu melalui layanan maklon repacking kurma menggunakan kurma impor dari Arab Saudi.

Punya konsep produk kurma sendiri? Konsultasikan kebutuhan repacking dan kemasan brand Anda bersama Nutrafood.