floating whatsapp

Bukan Hanya Whey: Protein Matcha dan Protein Coffee Mulai Muncul di Pasar

Amelia • 15 Juli 2026

Bukan Hanya Whey: Protein Matcha dan Protein Coffee Mulai Muncul di Pasar

Selama bertahun-tahun, ketika berbicara mengenai minuman berprotein, sebagian besar konsumen langsung membayangkan whey protein shake yang identik dengan gym dan atlet. Namun kini lanskap industri pangan fungsional mulai berubah. Protein tidak lagi hanya hadir dalam bentuk susu atau shake olahraga, tetapi mulai dikombinasikan dengan minuman yang telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari, seperti matcha dan kopi.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar protein sedang memasuki babak baru. Konsumen tidak hanya mencari asupan protein tinggi, tetapi juga menginginkan produk yang praktis, memiliki cita rasa premium, serta dapat dikonsumsi sebagai bagian dari rutinitas harian.

Tren tersebut membuka peluang besar bagi brand lokal maupun pelaku industri maklon untuk menghadirkan inovasi produk yang lebih dekat dengan kebiasaan masyarakat modern.

Dari Minuman Fitness Menjadi Lifestyle Beverage

Selama ini whey protein identik dengan dunia olahraga. Produk dikonsumsi setelah latihan untuk membantu pemulihan dan pembentukan massa otot.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, protein mulai bergeser dari kategori sports nutrition menjadi everyday nutrition.

Perubahan ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

  • meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protein,

  • gaya hidup yang semakin sibuk,

  • tren healthy lifestyle,

  • serta meningkatnya permintaan terhadap minuman fungsional yang mudah dikonsumsi.

Akibatnya, produsen mulai mencari cara agar protein dapat hadir dalam bentuk yang lebih menarik dibandingkan sekadar shake berperisa cokelat atau vanilla.

Protein Coffee: Energi dan Protein dalam Satu Minuman

Salah satu inovasi yang paling cepat berkembang adalah Protein Coffee atau yang sering disebut Proffee.

Konsepnya sederhana, yaitu menggabungkan kopi dengan sumber protein sehingga menghasilkan minuman yang memberikan:

  • energi dari kafein,

  • rasa kopi premium,

  • sekaligus tambahan protein.

Di berbagai negara, kategori ini mulai berkembang dalam bentuk:

  • Ready to Drink (RTD)

  • Powder drink

  • Sachet

  • Cold brew protein

  • Protein latte

Bahkan berbagai laporan industri menunjukkan bahwa pasar protein coffee terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya permintaan terhadap minuman fungsional yang praktis dan mendukung gaya hidup aktif. Produk RTD menjadi segmen terbesar karena sesuai dengan kebutuhan konsumen yang menginginkan minuman siap konsumsi saat bekerja, bepergian, atau setelah berolahraga.

Matcha Kini Tidak Lagi Sekadar Minuman Antioksidan

Selain kopi, matcha juga mengalami perkembangan yang menarik.

Selama ini matcha dikenal sebagai minuman yang kaya:

  • katekin,

  • antioksidan,

  • L-theanine,

  • serta memiliki kandungan kafein alami.

Kini berbagai produsen mulai mengombinasikan matcha dengan protein sehingga lahirlah kategori baru yaitu Protein Matcha.

Produk ini menyasar konsumen yang ingin memperoleh manfaat:

  • energi yang lebih stabil,

  • tambahan protein,

  • rasa matcha premium,

  • sekaligus mendukung gaya hidup sehat.

Tren konsumsi matcha sendiri terus meningkat, terutama di kalangan generasi muda yang menjadikan matcha sebagai bagian dari gaya hidup modern. Bahkan sejumlah perusahaan minuman global mulai memperluas portofolio matcha karena permintaannya terus bertumbuh.

Mengapa Protein Mulai Dikombinasikan dengan Kopi dan Matcha?

Perubahan perilaku konsumen menjadi alasan utama.

Saat ini banyak orang tidak ingin mengonsumsi terlalu banyak produk berbeda dalam satu hari.

Mereka lebih menyukai produk yang mampu memberikan beberapa manfaat sekaligus.

Misalnya:

  • kopi untuk membantu fokus,

  • protein untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian,

  • matcha untuk mendukung gaya hidup sehat.

Konsep inilah yang dikenal sebagai multi-functional beverage, yaitu satu produk dengan lebih dari satu manfaat.

Menurut berbagai riset pasar, konsumen kini semakin mempertimbangkan manfaat kesehatan ketika memilih makanan dan minuman, sehingga kategori minuman multifungsi diperkirakan akan terus berkembang.

Peluang Besar Bagi Brand Lokal

Indonesia merupakan salah satu negara dengan budaya konsumsi kopi yang sangat kuat.

Di sisi lain, popularitas matcha juga meningkat pesat melalui:

  • coffee shop,

  • café,

  • lifestyle brand,

  • hingga media sosial.

Kondisi tersebut menciptakan peluang menarik bagi brand lokal untuk menghadirkan produk seperti:

  • Protein Matcha Latte Powder

  • Protein Coffee Latte

  • High Protein Cappuccino

  • Protein Mocha

  • Plant-Based Protein Matcha

  • Collagen Matcha Drink

  • High Protein Coffee Sachet

Dengan konsep yang tepat, produk tidak hanya menyasar komunitas fitness tetapi juga pekerja kantoran, mahasiswa, hingga konsumen yang ingin meningkatkan asupan protein sehari-hari.

Inovasi Tidak Harus Selalu Menggunakan Whey

Walaupun whey protein masih menjadi bahan baku yang paling populer, kini tersedia berbagai alternatif protein lain yang dapat disesuaikan dengan target pasar, seperti:

  • Whey Protein Concentrate

  • Whey Protein Isolate

  • Soy Protein

  • Pea Protein

  • Rice Protein

  • Oat Protein Blend

  • Plant-Based Protein

Pilihan bahan baku tersebut memungkinkan produsen menciptakan produk yang lebih fleksibel, termasuk untuk konsumen vegetarian atau yang mencari alternatif bebas susu.

Tantangan Formulasi Produk

Menggabungkan protein dengan kopi atau matcha tidak semudah mencampurkan dua bahan menjadi satu.

Produsen perlu memperhatikan berbagai aspek, antara lain:

  • stabilitas protein,

  • kelarutan (solubility),

  • rasa (flavor masking),

  • tekstur,

  • aroma,

  • warna,

  • serta daya simpan produk.

Selain itu, kandungan protein yang tinggi juga dapat memengaruhi karakteristik minuman apabila formulasi tidak dirancang dengan tepat.

Karena itu, proses riset dan pengembangan (R&D) menjadi salah satu faktor penting sebelum produk dipasarkan.

Maklon Berperan dalam Mempercepat Inovasi

Melihat tren yang berkembang, perusahaan maklon pangan fungsional memiliki peluang besar untuk membantu brand menghadirkan produk-produk inovatif.

Mulai dari:

  • pengembangan formula,

  • pemilihan bahan baku,

  • trial sample,

  • desain kemasan,

  • pengurusan legalitas,

  • hingga produksi skala komersial.

Pendekatan ini memungkinkan pemilik brand meluncurkan produk baru tanpa harus membangun fasilitas produksi sendiri, sehingga waktu masuk ke pasar dapat menjadi lebih cepat.

Protein tidak lagi identik dengan botol shaker dan dunia fitness.

Kini protein mulai hadir dalam bentuk yang lebih modern melalui kopi, matcha, hingga berbagai minuman fungsional lainnya.

Perubahan ini menunjukkan bahwa konsumen semakin menginginkan produk yang tidak hanya sehat, tetapi juga praktis, lezat, dan sesuai dengan gaya hidup sehari-hari.

Bagi pelaku industri pangan fungsional, tren Protein Coffee dan Protein Matcha menjadi sinyal bahwa inovasi produk masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar. Dengan formulasi yang tepat dan strategi pemasaran yang sesuai, kategori ini berpotensi menjadi salah satu segmen yang menarik dalam beberapa tahun ke depan, sejalan dengan meningkatnya minat konsumen terhadap minuman fungsional dan kaya protein.