floating whatsapp

Dari Kunyit hingga Matcha: Tren Herbal Drink yang Patut Dilirik

Amelia • 12 Agustus 2026

Dari Kunyit hingga Matcha: Tren Herbal Drink yang Patut Dilirik

Dulu, minuman herbal identik dengan jamu yang disajikan secara tradisional. Kini, bahan-bahan herbal mulai hadir dalam bentuk yang jauh lebih modern—mulai dari latte, sparkling drink, tea blend, hingga powder drink yang praktis.

Perubahan ini menunjukkan bahwa herbal drink tidak lagi hanya dipandang sebagai minuman tradisional, tetapi mulai menjadi bagian dari gaya hidup wellness modern.

Bagi pelaku bisnis F&B, perkembangan ini tentu menarik untuk diperhatikan. Apalagi konsumen kini semakin tertarik dengan produk yang menawarkan perpaduan antara bahan alami, rasa yang menarik, tampilan estetik, dan kemudahan konsumsi.

Lantas, herbal drink seperti apa yang patut dilirik?

1. Matcha Ginger Latte

Matcha masih menjadi salah satu bahan yang menarik perhatian di kategori minuman modern. Popularitasnya kemudian berkembang ke berbagai kreasi baru, salah satunya dengan mengombinasikan matcha dengan jahe.

Matcha Ginger Latte memadukan karakter earthy dari matcha dengan sensasi hangat dan spicy dari jahe. Kombinasi ini membuat bahan herbal yang familiar terasa lebih modern dan relevan dengan gaya hidup masa kini.

Formatnya pun dapat dikembangkan menjadi hot latte, iced latte, hingga instant powder drink.

Bagi brand yang ingin masuk ke kategori wellness beverage dengan tampilan premium, kombinasi ini cukup menarik untuk dieksplorasi.

2. Golden Milk atau Turmeric Latte

Siapa bilang kunyit hanya cocok untuk jamu?

Golden Milk atau Turmeric Latte membawa kunyit ke dalam format minuman yang lebih modern. Warna kuning keemasannya menjadi salah satu daya tarik visual, sementara perpaduannya dengan susu dan rempah menciptakan pengalaman minum yang berbeda.

Produk seperti ini dapat diposisikan sebagai modern botanical beverage yang menggabungkan bahan tradisional dengan gaya konsumsi masa kini.

Golden Milk juga dapat dikembangkan dalam berbagai format, seperti powder mix, ready-to-mix beverage, maupun café-style latte.

3. Butterfly Pea Drink

Bunga telang memiliki keunggulan yang sulit diabaikan: warnanya.

Pigmen alami bunga telang menghasilkan warna biru yang menarik dan dapat berubah menjadi ungu hingga pink ketika bertemu dengan bahan yang bersifat asam.

Karakter visual ini membuat butterfly pea sangat potensial untuk dikembangkan menjadi berbagai minuman kekinian, seperti:

  • Butterfly Pea Lemonade

  • Blue Tea

  • Butterfly Pea Sparkling Drink

  • Butterfly Pea Latte

Bagi brand yang mengutamakan visual dan pengalaman konsumen, bunga telang dapat menjadi salah satu bahan yang menarik untuk dieksplorasi.

4. Ginger Honey Drink

Jahe merupakan salah satu bahan yang sudah sangat familiar bagi konsumen Indonesia. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkannya dalam format yang tidak terasa terlalu tradisional.

Salah satu jawabannya adalah kombinasi ginger + honey.

Perpaduan rasa pedas-hangat dari jahe dengan rasa manis alami madu dapat dikembangkan menjadi minuman yang lebih approachable untuk konsumen modern.

Formatnya pun fleksibel, mulai dari ginger shot, tea, concentrate, hingga powder drink.

5. Hibiscus atau Rosella Drink

Rosella memiliki karakter warna merah yang kuat dan rasa asam yang khas. Karakter tersebut membuatnya cukup fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai bahan lain.

Misalnya:

Rosella + Berry
Rosella + Lemon
Rosella + Honey
Rosella + Sparkling Water

Dengan tampilan warna yang menarik, rosella berpotensi masuk ke kategori refreshing wellness beverage yang lebih modern dan youthful.

6. Lemongrass & Ginger Tea

Sereh dan jahe merupakan dua bahan yang sangat familiar dalam minuman tradisional Indonesia. Namun, keduanya dapat dikemas ulang menjadi produk yang lebih modern.

Kombinasi lemongrass + ginger dapat dikembangkan menjadi herbal tea blend dengan karakter rasa yang ringan, aromatic, dan refreshing.

Produk seperti ini juga dapat dikemas dalam bentuk tea bag maupun instant powder, sehingga lebih mudah dikonsumsi kapan saja.

Dari Herbal Tradisional Menjadi Modern Wellness Beverage

Dari berbagai contoh tersebut, terlihat satu pola yang menarik.

Bahan herbalnya mungkin bukan sesuatu yang baru. Namun, format, rasa, kemasan, dan cara komunikasinya yang berubah.

Inilah yang membuat kategori herbal drink semakin menarik untuk dieksplorasi.

Kunyit dapat menjadi latte.
Jahe dapat menjadi ginger shot.
Bunga telang dapat menjadi sparkling drink.
Rosella dapat menjadi refreshing tea.
Bahkan matcha dapat dipadukan dengan berbagai botanical ingredient untuk menciptakan pengalaman minum yang baru.

Dengan kata lain, peluangnya bukan selalu pada menemukan bahan yang benar-benar baru, tetapi pada bagaimana mengembangkan bahan yang sudah dikenal menjadi produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini.

Peluang untuk Brand F&B

Bagi brand owner yang ingin memasuki kategori wellness beverage, tren ini membuka banyak kemungkinan pengembangan produk.

Beberapa format yang dapat dipertimbangkan antara lain:

Powder Drink
Praktis, mudah disimpan, dan dapat dikembangkan dalam berbagai varian rasa.

Latte & Ready-to-Mix
Cocok untuk konsep modern wellness dan café-style beverage.

Tea Blend
Dapat menggabungkan beberapa botanical ingredient dalam satu produk.

Shot & Concentrate
Cocok untuk konsep konsumsi yang praktis dan on-the-go.

Namun, sebelum sebuah ide herbal drink masuk ke tahap produksi, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari pemilihan bahan, formulasi, karakter rasa, stabilitas produk, hingga aspek regulasi dan keamanan pangan.

Karena bahan yang terdengar natural belum tentu otomatis dapat digunakan tanpa melalui kajian yang tepat.

Jadi, Herbal Drink Mana yang Paling Menarik?

Tren herbal drink menunjukkan bahwa konsumen tidak harus memilih antara “sehat” atau “enak dan kekinian.”

Keduanya dapat dikombinasikan melalui formulasi dan pengembangan produk yang tepat.

Bagi brand, ini menjadi peluang untuk menciptakan produk yang tidak hanya memiliki cerita tentang bahan alami, tetapi juga menawarkan rasa, convenience, dan pengalaman konsumsi yang sesuai dengan gaya hidup modern.

Dan mungkin, produk herbal berikutnya yang viral bukanlah bahan baru—melainkan bahan lama yang dikemas dengan cara baru.

Mau Mengembangkan Herbal Drink untuk Brand Anda?

Memiliki ide produk herbal tetapi masih bingung mulai dari mana?

Nutrafood dapat membantu proses pengembangan produk mulai dari konsultasi, formulasi, pengembangan sampel, produksi, hingga dukungan legalitas.

Satu formula. Satu brand. Benar sejak awal.