floating whatsapp

Maklon Minuman dan Makanan Plus Legalitas: BPOM, Halal, dan HAKI dalam Satu Pendampingan

Amelia • 15 Juni 2026

Maklon Minuman dan Makanan Plus Legalitas: BPOM, Halal, dan HAKI dalam Satu Pendampingan

Membangun brand makanan dan minuman saat ini tidak cukup hanya memiliki produk yang enak dan kemasan yang menarik. Agar produk dapat dipasarkan secara legal dan dipercaya konsumen, pelaku usaha perlu memperhatikan berbagai aspek perizinan dan perlindungan hukum.

Salah satu keuntungan bekerja sama dengan perusahaan maklon adalah adanya pendampingan dalam proses legalitas produk. Di Nutrafood, layanan maklon tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga membantu klien memahami dan mengurus berbagai kebutuhan legal sesuai regulasi yang berlaku.

Legalitas yang umumnya menjadi perhatian utama dalam industri makanan dan minuman meliputi izin edar BPOM, Sertifikasi Halal, serta perlindungan merek melalui Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Mengapa Legalitas Produk Penting?

Legalitas bukan sekadar persyaratan administratif. Legalitas berfungsi untuk memberikan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas peluang pemasaran, serta mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Produk yang telah memenuhi persyaratan regulasi memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke berbagai saluran distribusi seperti marketplace, retail modern, supermarket, hingga ekspor.

1. Izin Edar BPOM

BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengawasi keamanan, mutu, dan manfaat produk yang beredar di Indonesia.

Untuk produk pangan olahan tertentu, izin edar BPOM menjadi salah satu persyaratan yang diperlukan sebelum produk dipasarkan secara luas.

Dasar hukum pengawasan pangan antara lain mengacu pada:

  • Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

  • Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan.

  • Peraturan BPOM yang mengatur registrasi pangan olahan.

Melalui proses registrasi BPOM, produk akan dievaluasi berdasarkan berbagai aspek, antara lain:

  • Komposisi bahan baku.

  • Keamanan pangan.

  • Informasi label.

  • Klaim produk.

  • Proses produksi.

Dalam kerja sama maklon, Nutrafood dapat membantu mempersiapkan dokumen teknis yang diperlukan untuk mendukung proses pengajuan izin edar sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Sertifikasi Halal

Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, sertifikasi halal menjadi aspek yang semakin penting dalam industri makanan dan minuman.

Berdasarkan regulasi tersebut, penyelenggaraan Jaminan Produk Halal dilakukan oleh BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal).

Sertifikasi halal bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa produk yang dikonsumsi telah memenuhi ketentuan kehalalan sesuai syariat Islam.

Proses sertifikasi halal umumnya mencakup:

  • Pemeriksaan bahan baku.

  • Verifikasi supplier.

  • Evaluasi proses produksi.

  • Audit halal.

  • Penetapan halal oleh pihak berwenang.

Sebagai mitra maklon, Nutrafood dapat membantu memastikan penggunaan bahan baku dan proses produksi yang mendukung pemenuhan persyaratan sertifikasi halal sesuai regulasi yang berlaku.

3. HAKI dan Perlindungan Merek

Selain keamanan dan legalitas produk, pemilik brand juga perlu memperhatikan perlindungan terhadap identitas bisnisnya.

Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) merupakan hak yang diberikan negara atas hasil karya intelektual seseorang atau badan usaha.

Dalam industri makanan dan minuman, bentuk HAKI yang paling sering digunakan adalah:

Merek Dagang

Merek merupakan tanda yang digunakan untuk membedakan produk suatu pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya.

Dasar hukum perlindungan merek di Indonesia mengacu pada:

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Pendaftaran merek memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Perlindungan hukum atas nama brand.

  • Mengurangi risiko sengketa merek.

  • Meningkatkan nilai bisnis.

  • Mendukung ekspansi usaha.

Penting dipahami bahwa hak atas merek diperoleh setelah merek terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Karena itu, sebelum produk diluncurkan ke pasar, pelaku usaha disarankan melakukan pengecekan dan pendaftaran merek sejak awal.

Keuntungan Mengurus Legalitas Sejak Awal

Banyak brand baru yang fokus pada formulasi dan desain kemasan, tetapi menunda pengurusan legalitas. Padahal, langkah tersebut dapat menimbulkan hambatan ketika bisnis mulai berkembang.

Dengan mempersiapkan legalitas sejak awal, pelaku usaha dapat:

✓ Memasarkan produk secara lebih profesional.

✓ Meningkatkan kepercayaan konsumen.

✓ Memperluas akses ke retail modern dan distributor.

✓ Memiliki perlindungan hukum yang lebih kuat.

✓ Meningkatkan nilai dan kredibilitas brand.

Bangun Brand dengan Lebih Tenang Bersama Nutrafood

Melalui layanan maklon yang terintegrasi, Nutrafood tidak hanya membantu proses pengembangan formulasi dan produksi, tetapi juga mendampingi kebutuhan legalitas produk agar lebih siap memasuki pasar.

Mulai dari persiapan dokumen pendukung BPOM, pendampingan sertifikasi halal, hingga konsultasi terkait perlindungan merek, seluruh proses dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai regulasi yang berlaku.

Karena membangun brand yang kuat bukan hanya tentang menciptakan produk yang berkualitas, tetapi juga memastikan produk tersebut memiliki fondasi hukum yang tepat untuk berkembang secara berkelanjutan.