floating whatsapp

Tren Pangan 2027: 6 Tren Functional Food yang Berpotensi Naik dalam 6 Bulan ke Depan

Almuh • 08 Oktober 2026

Tren Pangan 2027: 6 Tren Functional Food yang Berpotensi Naik dalam 6 Bulan ke Depan

Industri pangan terus bergerak mengikuti perubahan kebutuhan konsumen. Memasuki akhir 2026 hingga awal 2027, konsumen tidak hanya mencari makanan dan minuman yang praktis, tetapi juga semakin memperhatikan manfaat kesehatan, kandungan nutrisi, harga, dan relevansi produk dengan kebutuhan mereka.

Bagi brand owner dan pelaku bisnis F&B, perubahan ini membuka peluang untuk mengembangkan kategori functional food dan functional beverage yang lebih spesifik dan memiliki manfaat yang jelas.

Sejumlah laporan industri terbaru dari Innova Market Insights, PwC Indonesia, Mintel, dan Euromonitor menunjukkan beberapa tren yang berpotensi semakin berkembang dalam enam bulan ke depan.

Berikut enam tren pangan yang layak diperhatikan oleh brand owner yang sedang merencanakan produk baru.

1. Proteinification: Protein Semakin Masuk ke Produk Sehari-hari

Protein bukan lagi kebutuhan yang hanya identik dengan atlet dan komunitas gym.

Tren high protein semakin masuk ke berbagai kategori makanan dan minuman sehari-hari. Innova Market Insights mencatat bahwa protein menjadi salah satu pendorong inovasi produk di Asia Tenggara.

Di Indonesia, PwC juga menemukan bahwa 49% konsumen berencana meningkatkan konsumsi makanan tinggi protein dalam 12 bulan ke depan.

Perubahan ini membuka peluang bagi brand untuk mengembangkan produk seperti:

  • Protein drink

  • Whey protein

  • Protein coffee

  • Protein water

  • High-protein meal replacement

  • Protein cereal

  • Protein snack

Yang menarik, positioning protein juga mulai dikombinasikan dengan manfaat lain.

Misalnya:

Protein + Fiber untuk kebutuhan nutrisi dan satiety.

Protein + Electrolyte untuk kebutuhan olahraga dan recovery.

Protein + Coffee untuk kombinasi energi dan asupan protein.

Artinya, peluang protein ke depan bukan hanya menjual “protein”, tetapi menciptakan produk dengan fungsi yang lebih spesifik.

2. Fiber & Gut Health: Fiber Berpotensi Menjadi “Next Protein”

Jika beberapa tahun terakhir protein menjadi salah satu bintang utama functional nutrition, kini perhatian terhadap fiber dan gut health semakin berkembang.

Mintel melihat adanya perkembangan yang disebut sebagai fiber renaissance, dengan fiber semakin banyak diaplikasikan ke berbagai produk makanan dan minuman.

Tren ini juga relevan dengan perkembangan metabolic health, yang menurut Innova Market Insights menjadi salah satu fokus besar industri nutrisi menuju 2027.

Produk tinggi fiber dapat dikembangkan dalam berbagai format, termasuk:

  • Fiber drink

  • Prebiotic drink

  • Powdered functional beverage

  • Meal replacement

  • Fiber snack

  • Fiber + vitamin beverage

Yang berubah adalah cara komunikasi produknya.

Fiber tidak lagi hanya dikomunikasikan sebagai produk untuk “melancarkan pencernaan”, tetapi dapat menjadi bagian dari konsep yang lebih luas seperti gut health, satiety, metabolic health, dan healthy lifestyle.

Bagi brand owner, ini membuka ruang untuk menciptakan produk fiber dengan positioning yang lebih spesifik dan modern.

3. Hydration+ : Minuman Hidrasi dengan Manfaat Tambahan

Electrolyte drink semakin berkembang dari sekadar produk untuk menggantikan cairan setelah olahraga.

Konsep yang mulai menarik adalah Hydration+, yaitu produk hidrasi yang dikombinasikan dengan manfaat atau functional ingredients lainnya.

Innova mencatat bahwa hydration menjadi salah satu perubahan pola makan yang diperhatikan konsumen secara global.

Karena itu, kategori minuman hidrasi dapat dikembangkan menjadi:

Electrolyte + Vitamin

Electrolyte + Energy

Electrolyte + Amino Acid

Electrolyte + Protein

atau bahkan Hydration + Beauty.

Format powder juga memiliki keunggulan dari sisi convenience karena dapat dikemas dalam sachet dan dikonsumsi dengan menambahkan air.

Bagi brand owner, ini menjadi peluang untuk masuk ke kategori functional beverage tanpa harus selalu menggunakan format ready-to-drink.

4. Metabolic Health dan Pengaruh Tren GLP-1

Pembicaraan mengenai GLP-1 tidak hanya berdampak pada industri farmasi. Perubahan pola makan yang berkaitan dengan tren tersebut juga mulai memengaruhi industri makanan dan minuman.

Innova Market Insights menempatkan Metabolic Health sebagai salah satu tren penting menuju 2027.

Namun, peluang bagi industri pangan tidak harus diterjemahkan menjadi produk yang secara langsung mengklaim sebagai “produk GLP-1”.

Justru ada peluang yang lebih luas untuk mengembangkan produk dengan karakteristik yang semakin dicari, seperti:

  • High protein

  • High fiber

  • Low sugar

  • Nutrient-dense

  • Hydration

  • Satiety-oriented nutrition

Dengan demikian, tren GLP-1 dapat menjadi salah satu indikator bahwa konsumen semakin memperhatikan metabolic health dan kualitas nutrisi.

Bagi brand owner, ini bisa menjadi pertimbangan dalam melakukan pengembangan produk untuk kategori wellness, weight management, sports nutrition, maupun functional beverage.

5. Food Synergy: Satu Produk, Lebih dari Satu Manfaat

Konsumen semakin tertarik dengan produk yang menawarkan lebih dari satu fungsi.

Innova Market Insights menyebut fenomena ini sebagai Food Synergy, yaitu penggunaan kombinasi ingredients untuk menciptakan manfaat yang saling melengkapi.

Contohnya:

Collagen + Vitamin C

Protein + Fiber

Electrolyte + Magnesium

Matcha + Collagen

Protein + Electrolyte

Konsep ini menarik bagi industri maklon karena memungkinkan brand owner membuat produk dengan unique selling proposition (USP) yang lebih spesifik.

Daripada membuat produk dengan satu manfaat yang sudah sangat umum, brand dapat mengembangkan formula yang menggabungkan beberapa kebutuhan konsumen dalam satu produk.

Inilah mengapa kemampuan Research & Development (R&D) menjadi semakin penting dalam pengembangan functional food.

6. Targeted Energy: Energi untuk Kebutuhan yang Lebih Spesifik

Produk energi juga mengalami perubahan.

Jika sebelumnya energy drink banyak dikaitkan dengan kebutuhan untuk mengurangi rasa lelah, tren berikutnya bergerak ke arah targeted energy.

Innova memasukkan Targeted Energy sebagai salah satu tren penting menuju 2027.

Energi mulai dikaitkan dengan kebutuhan yang lebih spesifik seperti:

  • Focus

  • Productivity

  • Workout

  • Morning energy

  • Mental performance

  • Endurance

Hal ini membuka peluang pengembangan produk seperti:

Matcha Energy Drink

Functional Coffee

Focus Drink

Pre-Workout Powder

Energy + Electrolyte

Dengan meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk yang praktis dan memiliki fungsi spesifik, kategori functional powder menjadi salah satu format yang menarik untuk dieksplorasi.

Apa Artinya bagi Brand Owner?

Enam tren tersebut menunjukkan satu perubahan besar dalam industri pangan:

Konsumen tidak hanya mencari makanan yang enak, tetapi juga mencari produk yang memiliki fungsi dan relevan dengan kebutuhan mereka.

Namun, tren tidak otomatis berarti sebuah produk pasti berhasil.

Brand owner tetap perlu mempertimbangkan:

1. Market demand
Apakah kebutuhan terhadap produk tersebut benar-benar ada?

2. Target consumer
Siapa yang akan membeli dan mengonsumsi produk tersebut?

3. Formula
Apa kombinasi ingredients yang dapat memberikan positioning yang kuat?

4. Harga
Apakah manfaat produk sebanding dengan harga yang harus dibayar konsumen?

5. Legalitas dan keamanan pangan
Apakah produk dapat dikembangkan sesuai ketentuan yang berlaku?

6. Packaging dan format
Apakah produk mudah dikonsumsi dan sesuai dengan kebiasaan target market?

Karena itu, mengikuti tren pangan bukan berarti sekadar membuat produk yang sedang viral.

Yang lebih penting adalah mengubah tren menjadi produk yang memiliki market fit.

Saatnya Mengubah Tren Menjadi Produk

Bagi brand owner yang ingin masuk ke pasar functional food, enam kategori di atas dapat menjadi starting point untuk mengeksplorasi produk baru:

High Protein → Whey Protein, Protein Coffee, Protein Drink

Gut Health → Fiber Drink, Prebiotic Drink

Hydration → Electrolyte & Hydration+

Metabolic Health → High Protein, High Fiber, Low Sugar

Food Synergy → Multi-benefit Functional Beverage

Targeted Energy → Coffee, Matcha & Energy Drink

Namun, pengembangan produk tidak berhenti pada pemilihan bahan.

Dibutuhkan proses mulai dari formulasi, R&D, sampling, produksi, packaging, hingga pengurusan legalitas agar produk siap masuk ke pasar.

Ingin Mengembangkan Produk Functional Food?

Nutrafood membantu brand owner mengembangkan produk functional food dan functional beverage berbentuk powder melalui layanan maklon dari tahap pengembangan formula hingga produksi.

Mulai dari protein drink, fiber drink, electrolyte, functional coffee, collagen, meal replacement hingga berbagai konsep functional beverage, produk dapat dikembangkan berdasarkan target market dan positioning brand.

Punya ide produk yang ingin dikembangkan?

Konsultasikan konsep produk Anda bersama tim Nutrafood dan mulai ubah tren pasar menjadi peluang bisnis.

Nutrafood — One Stop Maklon Solution.